Pada blog kali ini saya akan membagikan atau menshare kepada pembaca tentang tugas mandiri yang telah saya buat untuk tugas di kampus.
Materinya tentang hubungan kepemimpinan dan motivasi dalam organisasi.
Di dalam makalah ini penulis memberikan pengertian dari pemimpin, pengertian motivasi, pengertian organisasi.
Melalui sebuah pengertian kita bisa melihat hubungan yang ada antara kepemimpinan, motivasi dan organisasi.
Maka langsung saja
dapat mengklik link dibawah ini untuk lebih jelas nya
Aku?? Hanyalah blogger biasa yang tidak luput dari kesalahan.. Masih belajar dan terus belajar , belajar untuk mencintai. Mencintai indahnya huruf huruf ini *~*
Senin, 04 Maret 2019
Bioma dunia
Bioma dan cirinya
1. Bioma hutan hujan tropis
Ciri : Pohon tinggi dan lebat, Jenisnya bervariasi, Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun dan curah hujan yang cukup.
Flora : anggrek, rotan, jamur, lumut, liana.
Fauna : kupu-kupu, kumbang, capung, burung hantu, gajah, kelelawar, badak.
Wilayah persebaran : Indonesia (sumatera, jawa, kalimantan, irian), Karibia, Brazil, India, Amerika Tengah(Florida)
2. Bioma hutan gugur
Ciri : Terdapat di daerah beriklim sedang dengan 4 musim, Mempunyai curah hujan 75-100cm/th
Flora : Oak/ek , Maple
Fauna : serigala, rusa, beruang, rubah, bajing, pelatuk, racoon.
Wilayah persebaran : Canada, Swedia, Finlandia, Norwegia, Rusia, Chili, Jepang.
3. Bioma Hutan Taiga
Ciri : Curah hujan sangat rendah sekitar 30-85cm/th , Didominasi tumbuhan konifer, Musim dingin yang panjang dan musim kemarau yang singkat.
Bioma terluas di dunia, Selama musim dingin air tanah di daerah ini menjadi es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.
Flora :Pinus, Konifer
Fauna : Moose, Beruang, Rubah, Serigala.
Wilayah persebaran : Rusia, Kanada
4. Bioma Hutan Tundra
Ciri : Sebagian besar wilayahnya diselimuti es salju, Adanya musim dingin yang panjang dan gelap, Rata rata usia tanaman sangat pendek.
Flora : lumut, rumput teki, rumput kapas, gundukan gambut, bakteri.
Fauna : Bison kutub, Rusa kutub, Penguin, Singa Laut, Rubah, Kelinci kutub, Beruang kutub.
Wilayah persebaran : Greenland
5. Bioma Sabana
Ciri : Terdapat di daerah khatulistiwa, Memiliki curah hujan antara 100-150 mm/th, Curah hujan sedang tidak teratur, Porositas dan Drainase cukup baik.
Flora: palem, akasia.
Fauna : Singa, Zebra, Gajah, jerapah, Kerbau.
Wilayah persebaran : Afrika, Amerika Selatan, Australia, Indonesia (NTT, NTB)
6. Bioma Gurun
Ciri : Curah hujan sangat rendah 25mm/th. evaporasi tinggi dan lebih cepat dari presipitasi, Tingkat deflasi yang tinggi, Tanah pasir sangat tandus karena tidakdapat menampung air, Kelembapan udara sangat rendah.
Flora: Kaktus, Semak belukar, tumbuhan berduri.
Fauna: Unta, Mencit gurun, Ular, Kadal, serangga, hewan nokturnal.
Wilayah persebaran : Afrika, Arab, Cina.
7. Bioma Stepa
Ciri : Cenderung ilalang, Tingkat porositas rendah, Curah hujan tidak teratur, Intesitas air yang masuk dalam akar sedikit
Flora : Akasia
Fauna : kuda
Fauna : kuda
Wilayah persebaran : Afrika, Amerika Serikat, Argentina, Indonesia
Jumat, 18 Januari 2019
makalah Keadilan, Kepastian dan Kemanfaatan hukum dalam konteks kasus perdagangan manusia
Makalah ini bertopik tentang perdagangan manusia yang merupakan kasus yang harus segera di atasi. Kenapa sih harus diatasi? (baca aja)
Dalam makalah ini penulis juga mengaitkan aspek Keadilan hukum, kemanfaatan hukum dan kepastian hukum di dalamnya.
Makalah ini ditulis sebagai syarat mengikuti ujian semester😉😉.
Untuk melihat secara lebih lengkap dan jelas maka kalian dapat mengklik link Download ini.
👇👇
Download
👆👆👆 Itulah makalah penulis tentang perdagangan manusia.
Penulis juga menyadari masih ada kesalahan, kekurangan dalam penulisan makalah ini.
Untuk itu penulis Mohon maaf.
Tentunya penulis juga meminta saran untuk kelanjutan penulisan blog ini.
Terimakasih telah mengunjungi blog saya.
Dalam makalah ini penulis juga mengaitkan aspek Keadilan hukum, kemanfaatan hukum dan kepastian hukum di dalamnya.
Makalah ini ditulis sebagai syarat mengikuti ujian semester😉😉.
Untuk melihat secara lebih lengkap dan jelas maka kalian dapat mengklik link Download ini.
👇👇
Download
👆👆👆 Itulah makalah penulis tentang perdagangan manusia.
Penulis juga menyadari masih ada kesalahan, kekurangan dalam penulisan makalah ini.
Untuk itu penulis Mohon maaf.
Tentunya penulis juga meminta saran untuk kelanjutan penulisan blog ini.
Terimakasih telah mengunjungi blog saya.
Silahkan tinggalkan komentar kalian😉👄.
Salam blogger :-)👍👍👏💪
Senin, 07 Januari 2019
euthanasia? aborsi? bioetika?
Nama : Maria Natalia Lerabeni
Kelas : XI IPS V
Sekolah : SMAN 5 Batam
M. Pelajaran : Agama Katolik
1.Aborsi
Apa
itu aborsi?
Aborsi
adalah tindakan untuk mengakhiri kehamilan dengan pengeluaran hasil konsepsi
sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Itu merupakan pengertian aborsi
secara medis atau dalam ilmu kedokteran. Aborsi juga dalam pengertian negatif
didefinisikan sebagai pengguguran kandungan secara sengaja karena tidak
menginginkan janin tersebut (biasanya sering terjadi pada wanita yang hamil
diluar nikah).
Mengapa aborsi bisa ada? Kehamilan Remaja. inilah yang menyebabkan mengapa timbulnya
anggapan bahwa aborsi adalah sesuatu yang buruk. Hubungan intim yang dilakukan
oleh anak usia remaja dan menyebabkan kehamilan semakin marak terjadi. Secara
linier, aborsi pun juga semakin banyak terjadi.
Menyelamatkan
Sang Ibu.Tentunya
menimang buah hati menjadi impian para calon ibu. Namun, apabila kondisi
kesehatan sang ibu tak memungkinkan untuk melanjutkan kehamilan maka terpaksa
sang janin harus digugurkan. Tekanan Keuangan. Beberapa pasangan tak mampu memenuhi
kebutuhan anak. Terutama jika kehamilan ini merupakan kehamilan yang tidak
direncakan. Alasan ini muncul di beberapa negara, khususnya negara dunia
ketiga. Jika tidak ada calon orang tua yang akan menampung sang anak maka
pilihan yang dilakukan adalah menggugurkan .
Pemerkosaan. Salah satu peristiwa yang paling ditakuti oleh
wanita tentunya adalah pemerkosaan. Terutama, jika terjadi kehamilan akibat hal
tersebut Cara satu-satunya untuk keluar dari melahirkan anak yang tidak
diinginkan, terkadang wanita melakukan aborsi.
Siapa
pelaku aborsi?
Wanita Muda. Lebih dari separuh atau 57% wanita pelaku
aborsi, adalah mereka yang berusia dibawah 25 tahun. Bahkan 24% dari mereka
adalah wanita remaja berusia dibawah 19 tahun.
Belum Menikah. Jika terjadi kehamilan diluar nikah, 82%
wanita di Amerika akan melakukan aborsi. Jadi, para wanita muda yang hamil
diluar nikah, cenderung dengan mudah akan memilih membunuh anaknya sendiri.
Untuk
di Indonesia, jumlah ini tentunya lebih besar, karena didalam adat Timur,
kehamilan diluar nikah adalah merupakan aib, dan merupakan suatu tragedi yang
sangat tidak bisa diterima masyarakat maupun lingkungan keluarga.
Bagaimana
mencegahnya?
Untuk
menurunkan perkembangan aborsi pada kaula muda maka perluadanya tanggung jawab
dari berbagai pihak. Secara implisit, semua elemenmasyarakat harus ikut bekerja
sama untuk mencapai hal tersebut. Jika ada salahsatu saja elemen dalam
masyarakat yang tidak bekerja sama, dapat dipastikanbahwa usaha-usaha yang
dilakukan tidak akan efektif
2.Euthanasia
Apa
itu Euthanasia?
Eutanasia
(dari bahasa Yunani: ευθανασία -ευ, eu yang artinya "baik", dan
θάνατος, thanatos yang berarti kematian) adalah praktik pencabutan kehidupan
manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau
menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan
suntikan yang mematikan.
Aturan
hukum mengenai masalah ini berbeda-beda di tiap negara dan seringkali berubah
seiring dengan perubahan norma-norma budaya maupun ketersediaan perawatan atau
tindakan medis. Di beberapa negara, eutanasia dianggap legal, sedangkan di
negara-negara lainnya dianggap melanggar hukum. Oleh karena sensitifnya isu
ini, pembatasan dan prosedur yang ketat selalu diterapkan tanpa memandang
status hukumnya
Bagaimana
LANGKAH PASTORAL untuk PENCEGAHAN EUTHANASIA?
Pelayanan
pastoral bagi para penderita sakit, terutama bagi orang-orang yang menghadapi
masalah ketidakpastian hidup karena sakit, merupakan tanggung jawab banyak
pihak. Pihak-pihak tersebut antara lain para pendeta/imam, petugas pastoral,
tenaga medis dan kerabat dekat/keluarga. Dengan demikian pelayanan pasien tidak
hanya menjadi tanggung jawab dari para petugas medis. Bagi pasien sendiri,
pelayanan pastoral sungguh sangat membantu, sebab sesungguhnya mereka tidak
hanya membutuhkan bantuan medis namun juga bantuan psikis. Bantuan yang memberi
mereka semangat dan harapan untuk tetap bertahan dalam penderitaan yang sedang
dialaminya. Melalui pelayanan pastoral, mereka merasa dicintai dan diperhatikan
dalam situasi sakit terutama pada masa-masa akhir hidupnya. Selain itu keluarga
rupanya juga membutuhkan pendampingan pastoral agar tabah menghadapi cobaan
atas anggota keluarga yang sakit dan agar siap ketika anggota keluarganya itu
harus meninggal.
3.Bioetika
Apa
itu Bioetika?
Bioetika
merupakan istilah yang relatif baru dan terbentuk dari dua kata Yunani (bios =
hidup dan “ethos” = adat istiadat atau moral), yang secara harfiah berarti
etika hidup. Bioetika dapat dilukiskan sebagai ilmu pengetahuan untuk
mempertahankan hidup dan terpusat pada penggunaan ilmu-ilmu biologis untuk
memperbaiki mutu hidup. Dalam arti yang lebih luas, bioetika adalah penerapan
etika dalam ilmu-ilmu biologis, obat, pemeliharaan kesehatan dan bidang-bidang
terkait.
Sebagai
sebuah etika rasional, bioetika bertitik tolak dari analisis tentang data-data
ilmiah, biologis, dan medis. Keabsahan campur tangan manusia dikaji. Nilai
transendental manusia disoroti dalam kaitan dengan sang pencipta sebagai
pemegang nilai mutlak. Terkadang, istilah bioetika juga digunakan untuk mengganti
istilah etika medis, yang mencakup masalah etis tentang ilmu-ilmu biologis
seperti penyelidikan tentang hewan, serta usaha-usaha manipulasi
spesies-spesies bentukan genetik non manusiawi. Acap kali, penggunaan istilah
bioetika dan etika medis saling dipertukarkan.
4.Virus HIV
Apa
itu Virus HIV?
Virus
imunodifisiensi manusia[1] (bahasa Inggris: human immunodeficiency virus; HIV )
adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS.[2] Virus ini menyerang
manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi
lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan
hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata
lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan)
sistem imun.[2] Penyaluran virus HIV bisa melalui penyaluran Semen
(reproduksi), Darah, cairan vagina, dan ASI. HIV bekerja dengan membunuh
sel-sel penting yang dibutuhkan oleh manusia, salah satunya adalah Sel T
pembantu, Makrofaga, Sel dendritik.
Bagaimana
Penularan dan Pencegahannya?
HIV dapat ditularkan melalui injeksi langsung ke
aliran darah, serta kontak membran mukosa atau jaringan yang terlukan dengan
cairan tubuh tertentu yang berasal dari penderita HIV.[23] Cairan tertentu itu meliputi
darah, semen, sekresi vagina, dan ASI.[23] Beberapa jalur penularan HIV yang
telah diketahui adalah melalui hubungan seksual, dari ibu ke anak (perinatal),
penggunaan obat-obatan intravena, transfusi dan transplantasi, serta paparan
pekerjaan.[24] Tetapi untuk tiap satu kali tindakan, maka yang paling beresiko
adalah transfusi darah dari donor darah penderita HIV dimana kemungkinan
resipien terkena HIV mencapai 90 persen, sedangkan ibu hamil penderita HIV yang
melahirkan dan menyusuinya kemungkinan akan menularkan pada bayinya HIV sebesar
25 persen, tetapi dengan pemberian obat-obatan dan penanganan yang tepat pada
saat kelahiran dan sesudahnya, maka angka ini dapat ditekan menjadi 1 sampai 2
persen saja.Sekarang ini semua darah dari donor mengalami penapisan HIV,
sehingga kasus penularan melalui transfusi darah boleh dikatakan sudah tidak
ada lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)